loading...

Kumpulan Cerita Lucu Bikin Ngakak

Kumpulan Cerita Lucu Bikin Ngakak 
Selain dapat mengatasi rasa galau cerita humor lucu ini dapat pula di jadikan sebagai sarana refresh otak dari rutinitas sehari hari yang mungkin saja sangat tegang dengan segala tuntutan dan tekanan yg ada. Nah berikut adalah beberapa cerita humor lucu yang saya berikan disini yg nantinya akan di update terus agar kalian terhibur.Selamat membaca Cerita lucu.

Cerita Lucu Pertama

Cerita Lucu Nama Ambil Dari Al-quran
Doni dan Tono adalah sahabat sejati,keduanya baru saja di karuniai seorang anak.dan pada suatu saat meraka bertemu terjadilah percakapan berikut.

Doni : No, anak lo namanya siapa?
Tono : Azis, ambil dari Al-quran tuh
Doni : anak gue namanya juga ambil dari Al-quran
Tono : siapa?
Doni : Saitonirojim
#tibatibahening

http://infomasihariini.blogspot.com/2016/01/kumpulan-cerita-lucu-bikin-ngakak.html


Cerita Lucu Sariawan
Setelah Jalan jalan,Udin,memasuki pelataran sebuah rumah makan.Dia kelaparan. Dilihatnya masih ada satu tempat yg kosong, langsung dia menghampiri pelayan untuk memesan makanan.Beberapa menit kemudian pesanan pun datang dan tanpa menunggu lama dia langsung menyantap hidangan.Lagi asyiknya makan, datanglah seorang cewek cantik.Wajahnya oriental,mirip Miy***. Pakai celana hot pants. Karena semua tempat penuh, cewek itu lalu bergabung semeja dengan Udin.Jadi,satu meja dua tempat duduk.Udin terpana melihat kecantikan cewek itu,bebrapa sampai dia menunda santapannya.Entah kenapa,tiba-tiba Udin tersadar dan dengan reflek dia menutup mulutnya pakai kedua belah tangannya. Si cewek yang melihat tingkah aneh Udin lantas bertanya,
Ce : " Mas, kenapa gak makan. Panas dalam ya? ".
Udin : (Geleng-geleng kepala).
Ce : " Susah buang air ya? ".
Udin : (Terus geleng-geleng kepala).
Ce : " Mas pasti sariawan. Bibirnya pecah-pecah ya? ".
Udin : (Sambil membuka kedua belah tangannnya dari mulutnya), ”Iya, pecahnya besar sekali ".
Rupanya bibir Udin sumbing.


Cerita Lucu Nenek sayang Cucu
Tini baru berumur dua setengah tahun, tapi cerewetnya bukan main.
Dan namanya saja anak kecil jadi kalau bicara juga ceplas ceplos (Maklum, Ibunya
dulu ngidam beo panggang). Kadang-kadang ucapannya membuat malu ibunya seperti kalau sedang ada tamu Tini dengan santai bilang pada ibunya " Bu, Tini mau kencing " atau " Bu, Tini mau beAb.
Oleh sebab itu lah ibunya membuat istilah khusus untuk itu, yaitu kalau buang air
kecil harus bilang " Bu, Tini mau siul " dan kalau buang air besar, mengatakan " Bu, Tini mau nyanyi. " Hal tersebut sangat diingat oleh Tini sehingga dia sendiri lupa apa kata asli dari dua hal tersebut.
Hal tersebut udah berlanjut sampai lebih dari 2 bulan dan tidak pernah sekalipun Tini salah ucap.Dan si Ibu tidak pernah lagi dipermalukan oleh Tini di depan tamunya. Pada suatu waktu datanglah Nenek Tini dan berniat utk menginap di rumah Tini dengan membawa oleh-oleh buah pepaya dari kampung.Namanya juga anak kecil yg udah lama tidak ketemu sang nenek,maka Tini minta ijin pada ibunya utk tidur bersama neneknya. Si ibu memperbolehkan sambil menasehati agar Tini tidak boleh ngompol,dan kalau udah kepingin buang air harus mengatakan sama nenek biar diantar ke kamar mandi.
Dengan gembira Tini langsung meng-iya-kan dan tidurlah si nenek dan cucunya.Mungkin dikarenakan terlalu banyak makan papaya pemberian si nenek,tengah malam Tini mulai merasakan perutnya mules.Dikarenakan ingat pesan ibu,maka Tini membangunkan neneknya yg sedang lelap tidur sambil berkata :
" Nek,nek. Tini mau nyanyi ".
Dengan sabar si nenek menjawab :"Cu,ini udah malam.Jangan nyanyi sekarang nanti tetangga pada bangun.Besok saja yaa.. ".
Tetapi siTini yg udah mules berat memaksa neneknya utk 'nyanyi' sekarang juga. Dikarenakan saking sayangnya pada si cucu,akhirnya si nenek setuju dan
katanya "Boleh nyanyi sekarang,tapi pelan-pelan aja nyanyi dikuping nenek. hhe"
wkwkwkwkwkwkw.
Lihat juga:Alasan Kenapa Orang Gila Tidak Pernah Sakit
Demikianlah semoga anda Terhibur Beberapa cerita lucu diatas Terimakasih sudah membaca.

Kumpulan Cerita Lucu Bikin Ngakak Rating: 4.5 Posted by: Abu sigly Ahlussunnah waljamaah