kisah sedih suami istri penjual kue basah

Tiap hari selepas subuh,Saya dan Nur rahmi harus mengambil Nasi,kue dan gorengan untuk dijual. Saya dan nur biasanya berkeliling menjajakan dagangan di Kecamatan mutiara timur, pidie.

Bila beruntung,kami bisa mengantongi Rp 20-40 ribu dalam sehari.


Meski masih muda,Saya dn istri harus mendapat uang untuk membiayai kehidupannya sehari-hari, termasuk membayar rumah kontrakannya.

Pada usia yang masih muda ini,saya dn nur harus menghidupi satu anak, karena tidak ada pekerjaan lain yg cukup susah untuk mendapatkannya.
Hai! Saya [Nur Rahmi]. Saya suka membahas printer, tinta, dan semua hal tentang percetakan. Blog ini dibuat untuk berbagi tips, trik, dan info terbaru agar dunia cetak jadi lebih mudah untuk semua.
NextGen Digital... Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...